Sabtu, 31 Juli 2010

Ketika ajal menjemput

Ya Tuhanku....
bilakah waktu itu datang padaku ?
tak basa kubayangkan raga ini tak berdaya.....
dan tak bisa kupungkiri, waktu itu pasti terjadi....

Lidahku pasti kelu dan kaku,
tak bisa berkata-kata, meski terbata-bata....
telingaku pasti seperti orang tuli
bahkan mataku seperti oarang buta,
tak dapat melihat meski hanya sesaat

Setelah ajakan Talqin menyeruku,
begitu saja ragaku mendingin
tak ada yang terfikir.....
kecuali kecemasan dan ketakutan
yang menyelimuti relung hati....

Kini....tiada lagi yang berarti....
harta, keluarga dan tahta....
seandainya bisa, pasti akan menjadi tebusannya !

Maka... sebelum ketakutan dan kecemasan itu bertahta,
izinkan aku selalu berdzikir kepadamu,
agar taubatku itu tak hanya terucap
ketika ajal menjemputku....


Oleh : Euis Milawati

0 komentar:

Poskan Komentar